Program Majelisan dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan (Studi Living Qur’an di Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo)

Main Article Content

Rifqatul Husna

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik PPIQ yang mengalami ketidakseimbangan antara murajaah dan hafalan yang telah diperoleh. Mayoritas dari mereka tidak bisa mengimbangi antara murājaah dan hafalannya, bahkan murājaah-nya tidak mencapai separuh dari setoran hafalannya. Mereka lebih mementingkan kuantitas hafalan dan berlomba-lomba dalam menyelesaikan hafalan, tanpa mempedulikan kualitas hafalannya. Fenomena ini terjadi sebelum lembaga PPIQ menerapkan metode majelisan. Berangkat dari permasalahan tesebut, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana program majelisan yang sudah menjadi tradisi di Lembaga PPIQ Pondok Pesantren Nurul Jadid. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, serta pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program majelis Al-Qur’anan yang diterapkan di Lembaga PPIQ dapat menjadi problem solving atas keresahan peserta didik PPIQ dalam menjaga hafalannya. Dengan adanya majelsian ini dapat membantu peserta didik untuk menjaga kualitas hafalan mereka

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Husna, R. . (2021). Program Majelisan dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan (Studi Living Qur’an di Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo). Hamalatul Qur’an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur’an, 2(2), 35-45. https://doi.org/10.37985/hq.v2i2.19
Section
Articles

References

Al-Asy’ari, S. N. A. L. dan M. K. H. (2019). “Internalisasi Metode Hafalan Al-Qur’an dalam Tradisi Salat Taqwiyah Al-Hifzh (Studi. 18(1), 61.

Alfiana Safitri. (2021). (Peserta Didik Program Tahfidzul Qur’an PPIQ), diwawancarai oleh Anna Wasilatul Bariroh.

Atabik, A. (2014). The Living Qur’an: Potret Budaya Tahfiẓ Al-Qur’an di Nusantara. Jurnal Penelitian, 8(1), 171.

Basid, A. (2020). Peningkatan Taraf Hidup Layak Melalui Produktivitas Bekerja Perspektif al-Qur’an. Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 12(21), 174–192.

Basid, A., Ashshiddiqi, M. N., Salsabila, R. A., & Sholiha, D. (2021). Legal consequences of corruption in the al- qur ’ān ; kh ā f ī alf āz approach to the corruption verses. Mushaf: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, 1(2), 104–124.

Dini, A. R. (2019). Penguatan Receptive Skills Santri Melalui Pendekatan Mastery Learning dalam Pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 3(2), 275–289. https://doi.org/10.35316/jpii.v3i2.133

El-Hafizh, H. S. (2015). Siapa Bilang Menghafal Al-Qur’an Itu Sulit. Pro-U Media.

Fatmawati, D. (2021). (Peserta Didik Program Tahfidzul Qur’an PPIQ), diwawancarai oleh Alnafa Dita Setiarni.

Fawaid, A. (2019). Filologi Naskah Tafsîr Bi Al-Imlâ’ Surat Al-Baqarah Karya Kyai Zaini Mun’Im. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 20(2), 143. https://doi.org/10.14421/qh.2019.2002-02

Hardani. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Hidayat, F. (2020). Penerapan Metode STIFIn dalam Menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Jadid. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Husna, R. (2021). Autentifikasi dan Infiltrasi Dalam Tafsir Ishārī. MUṢḤAF Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, 1(2), 125–152. https://doi.org/10.33650/mushaf.v1i2.2089

Imamah, N. (2021). (Peserta Didik Program Tahfidzul Qur’an PPIQ), diwawancarai oleh Anna Wasilatul Bariroh.

Imrayani, F. (2020). Metode Sima’an Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) Halaqah Hafizah Al-Imam Ashim Putri (Issue 3). UIN Alauddin Makassar.

Indriati, A. (2017). Ragam Tradisi Penjagaan Al-Qur’an di Pesantren (Studi Living Quran di Pesantren Al- Munawwir Krapyak, An-Nur Ngrukem, dan Al-Asyariyyah Kalibeber). Al-Itqan: Jurnal Studi Al-Qur’an, 2(2), 50.

Intan, A. (2018). Efektivitas Metode Tikrar Dalam Menghafal Al-Qur’an Juz 30 pada Mahasiswi Ta’lim Program Studi Ekonomi Islam. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Ismail, A. A. dan H. (2016). “Metode Tahfidz al-Qur’an Di Pondok Pesantren Kabupaten Kampar. Jurnal Ushuluddin, 24(1), 93.

Khoirun Nisa’, Sabila Isro’, L. A.-M. (2021). (Peserta Didik Program Tahfiẓul Qur’an PPIQ), diwawancarai oleh Alnafa Dita Setiarni.

Kholidah, N. H. N. D. (2021). Direktur Pusat Pendidikan Ilmu Al- Qur’an (PPIQ) Putri.

Maghfiroh, I. (2021). (Peserta Didik Program Tahfidzul Qur’an PPIQ), diwawancarai oleh Alnafa Dita Setiarni.

Mansur, M. (2007). “Living Quran dalam Lintasan Sejarah Studi al- Qur’an” dalam Sahiron Syamsuddin (dkk.), Metodologi Penelitian Living Quran dan Hadis. Teras.

Muhammad, A. (2017). Tradisi Mujahadah tahfiẓ al-Qur’an Di Pondok Pesantren al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan (Anialisis Living Qur’an). 2(2), 124–125.

Musholli, & Maziyah, I. (2021). Living Qur’an Tradisi Islam Nusantara: Kajian Terhadap Tradisi Pelet Betteng Pada Masyarakat Probolinggo. Jurnal Islam Nusantara, 5(1), 37–51. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v5i2.287

Mustaqim, A. (n.d.). “Metode Penelitian Living Quran: Metode Penelitian Kualitatif” dalam Sahiron Syamsuddin, Metodologi Penelitian Living.

Mustaqim, A. (2015). Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Idea Press.

Muyassaroh. (2021). (Koordinator Tahfiẓul Qur’an), diwawancarai oleh Anna Wasilatul Bariroh.

Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.

Observasi di Lembaga Pusat Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) Nurul Jadid pada. (2021).

PPIQ, L. (n.d.). Profil Pusat Pendidikan Ilmu al-Qur’an.

Qosim, A. (2013). Meski Sibuk pun Bisa Hafal Al-Qur’an. Al-Kamil Publishing.

Rafiq, A. (2012). Sejarah Al-Qur’an Dari Pewahyuan Ke Resepsi: Sebuah Awal Pencarian Metodologis,” in Islam, Tradisi. Bina Mulia Press.

Rofiul Wahyudi & Ridhoul Wahidi. (2017). Metode Cepat Hafal Al-Qur’an Saat Sibuk Kuliah. Semesta Hikmah.

Romziana, L., Wilandari, & Aisih, L. A. (2021). Tradisi Muraja’ah dalam Menjaga Hafalan al-Qur’an Bagi Santri PPIQ di Wilayah Az-Zainiyah Pondok Pesanten Nurul Jadid Paiton Probolinggo. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 11(2), 203–224.

Rozi, F., & Maulidiya, H. (2022). The Sekolah Sak Ngajine Program; The Habit of loving the Qur’ an from an Early Age based on Tilawati. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1667–1676. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1636

Sa’dulloh. (2008). 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. Budi Permadi.

Samsuddin, S. (2007). Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Teras.

Syuhbah, M. B. M. A. (2003). Studi Ulumul Qur’an. CV Pustaka Setia.

Usmuni, A. (2021). (Wakil Koordinator Tahfidzul Qur’an), diwawancarai oleh Alnafa Dita Setiarni.

Zulfikar, E. (2019). Living Qur’an: Konstruksi Metode Tahfiẓ Al-Qur’an di Majelis Qira’ah wat Tahfidz Pondok Pesantren Murattil Al-Qur’an Lirboyo Kota Kediri. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 76.